Langkah Mudah Menghadapi Masa Pensiun

Bagi kalangan non pegawai (wiraswasta) tentu tidak ada masalah dengan masa pensiun. Akan tetapi di dunia kepegawaian akan mengenal dan mengalami masa pensiun tersebut. Ada sebagian orang mempunyai anggapan persoalan pensiun menjadi suatu hal yang biasa yang mesti diterima dan dialami. Di lain pihak ada juga yang mempunyai anggapan bahwa masa pensiun merupakan suatu peristiwa yang sangat menakutkan.

Secara psikologis kecemasan dan ketakutan pada masa pensiun, biasa terjadi disebabkan karena adanya perubahan dalam diri seseorang dimana di dalamnya terdapat suatu motivasi utama yang sangat kontro versial yaitu adanya keinginan ber prestasi dan beraktifitas (achievement motif) yang juga berkaitan dengan adanya rasa ingin berkuasa (Power motif).

Adanya perasaaan cemas dan khawatir dalam diri seseorang yang mengalami pensiun, karena dirinya mempunyai persepsi bahwa dirinya sudah tidak berarti lagi setelah datangnya masa pensiun tersebut. Logis kalau seseorang mempunyai anggapan demikian, karena tujuan hidup manusia adalah ingin berarti dan berguna (for meaning) bagi masyarakat lingkungannya.

Kecemasan-kecemasan yang lain yang sering dialami oleh seseorang yang sedang mengalami pensiun ialah adanya rasa khawatir akan berkurangnya penghasilan bila dibanding dengan sebelum da tangnya masa pensiun, sebab bagaimanapun juga akan mem pengaruhi pola kehidupannya sehari hari, dimana setelah datangnya masa pensiun dituntut untuk ekstra hati-hati dalam memnuhi kebutuhan-kebu tuhannya, baik kebutuhan primer maupun sekundernya.

Dulu, segala fasilitas baik ken daraan ditambah biaya perawatannya tersedia, fasilitas pengobatan secara gratis dan adanya tunjangan-tun jangan, setelah datangnya masa pensiun semuanya dipenuhi dengana usaha sendiri. Hal semacam inilah sebagian dari masalah-masalah yang menimbulkan rasa kecemasan dan kekhawatiran.

Kecemasan-kecemasan yang tumbuh dalam diri seseorang yang mengahadapi masa pensiun kalau dibiarkan berlarut-larut akhirnya justru akan mengorbankan gejolak emosionalnya. Bahkan ada diantara orang-orang yang duduk sebagai pejabat tinggi mempunyai anggapan bahwa masa pensiun menjadi momok yang sangat menakutkan. Datangnya masa pensiun sering menjadi penyebab meninggalnya bekas pejabat tinggi akibat serangan jantung. Kekhawatiran merosotnya pendapatan ternyata dianggapnya lebih menakutkan dari sebuah kematian.

Persiapan Mental

Bagaimanapun juga kecemasan kecemasan menghadapi masa pensiun, sebenarnya sangat tergantung pada pribadai masing-masing, baik pribadai suami maupun isteri yang mengalami dan akan menjemput masa pensiun tersebut. Bagi suami kecemasan itu datang barangkali disebabkan oleh uang bersangkutan dengan adanya pemikiran bagaimana menghadapi keluarga setelah di pensiunkan. Sebab secara psikologis prialah yang mempunyai anggapan bahwa dirinya yang paling mempunyai tanggungjawab besar terhadap kebutuhan-kebutuhan keluarga.

Oleh karenanya sebagai langkah awal guna menghadapi masa pensiun lalah diperlukannya sikap yang lebih mendewasa serta suatu kesadasaran bahwa masa pensiun merupakan proses kehidupan yang manusiawi. Masa pensiun merupakan variasi dari proses dan roda kehidupan yang mesti harus dijalani. Dan bagi para pensiun perlu menanamtumbuhkan suatu keyakinan bahwa masa pensiun bukanlah merupakan akhir dari segala aktifitas dan akhir dari kerja besar kehidupan manusia, melainkan hanya merupakan perubahan karier yang menuju ke arah tantangan kerja baru yang lebih sesuai dengan selera pribadi, dengan harapan agar kecemasan-kecemasan dan rasa kekhawatiran kecil tersebut tidak berlarut-larut yang kemudian hanya menenggelamkan seseorang pada kecemasan-kecemasan yang lebih berat (Post power syndrom), yang dapat mempengaruhi sistem ke hidupan berkeluarga yang dalam hal ini menyangkut perkembangan jiwa anak-anaknya.

Ada juga satu kemungkinan dengan datangnya masa pensiun akan berpengaruh juga pada pola kehidupan yang cenderung frustasi, ini gejala alami, dikarenakan penyakit frustasi ini memang mengancam kehidupan umat manusia sehari-hari apalagi di masa perekonomian sulit seperti saat sekarang. Namun bagaimanapun juga masa pensiun harus tetap dihadapi dengan ke besaran hati dan kesadaran bahwa segala sesuatunya mesti mempunyai hikmah tertentu.

Memang, bagi para pensiunan kebiasaan kerja dan beraktifitas dalam birokrasi yang telah menahan, secara psikologis membawa pe ngaruh berat, karena segala rencana dapat dikerjakan bersama-sama atau dapat menyuruh bawahannya akan tetapi setelah datangnya masa pensiun ia harus berbuat dan mengerjakan program kerjanya secara mandiri. Dalam hal ini perlu segera ditumbuhkembangkannya suatu keberanian untuk memerintah dan melaksanakan perintah diri sendiri, Jika dulu sebagai pejabat menyandang wewenang untuk me merintah dan mewajibkan melak sanakan perintah kepada bawahan, kini sebagai pensiunan, segala perintah dan pelaksanaannya itu harus di delegasikan kepada diri sendiri.

Untuk selanjutnya guna mem persiapkan mental berikutnya adalah perlu ditanamkannya suatu hukum “penambahan hasil”. Setiap penam bahan aktifitas produksi akan mem berikan hasil dan tambahan hasil yang meningkat itu diupayakan terus menerus yang pada akhirnya akan sampai pada aktifitas produksi yang jenuh dan akhirnya mandeg pada titik kulminasi.

Menggunakan kesempatan meraih rejeki “halal” yang sebesar besarnya dengan tidak melupakan bahwa volume jatah rejeki telah diatur dari sononya. Dengan demikian dalam menggunakan sisa hidupnya tidak terjadi over materialis, sehingga segala aktifitas kerjanya masih dalam pertimbangan Anugerah-Nya, de ngan menyebar semangat dan kesempatan baru dan segar. Dan yang lebih jelasnya untuk memulihkan kecemasan-kecemasan masa pen siun haru mau mengembalikan kepada realitas-realitas kehidupan yang telah diatur oleh Allah nya.

Related Posts

RESMI! Lowongan BLFP IT BANK BRI Hingga 20 Maret 2023

Tipscerdik.tech– PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, saat ini sudah banyak melakukan transformasi terlebih dalam bidang teknologinya. Demi memajukan dan menjawab tantangan era digital saat ini, Bank…

Daftar Pemenang Undian Simpedes BRI Parakan 11 November 2022

ROFIAH, Warga Ngadirjo Parakan Beruntung Mendapatkan Hadiah Utama Yaitu Mobil Honda BRIO Pada Acara Undian Simpedes. Tidak Hanya Rofiah, Namun Ika Prasetyanti Warga Parakan Juga Mendapatkan Hadia…

Daftar Pemenang Undian Simpedes BRI Bantul, Warga Nyangkringan Membawa Pulang Ertiga

Undian Simpedes merupakan acara yang sering dinantikan oleh Nasabah setia Bank BRI. Kali ini Undian tersebut digabungkan dengan Pesta Rakyat Simpedes yang mendatangkan artis bintang tamu membuatnya…

Ini Dia Tips Cerdik Mempersiapkan Tinggal Di Australia

Mencoba Tinggal Beberapa Saat di Australia, atau mencoba Bekerja Ketika Sedang Liburan Sekolah Menjadi Keputusan Yang Memberikan Pengalaman dan Ketrampilan Kerja Yang Selangkah Lebih Maju. Tipscerdik.tech- Australia…

DAFTAR PEMENANG UNDIAN SIMPEDES BRI SOLO 06 November 2022

Keberuntungan memanglah yang sering dinanti-nantikan oleh setiap orang. Salah satunya nasabah BRI dari Unit Selokaton yang tidak meyangka mendapatkan hadiah utama Mobil Toyota Avanza. Tipscerdik.tech, Solo –…

Tips Desain Dapur Minimalis Modern Perumahan Subsidi Update 2022

Bagi kaum wanita, memiliki dapur yang nyaman dan indah menjadi kebanggaan tersendiri baginya. Karena, lebih banyak waktu bagi wanita untuk dihabiskan ketika berada di dapur. Lalu bagaimana…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *